PT Equityworld Futures – Emas mendapat dukungan karena indeks dolar AS turun 0,5% ke 98,44 di 18.15 WIB. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS turun, maka harga emas akan naik, karena emas diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi investor.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada jumat (sabtu pagi WIB), karena dolar AS melemah meskipun data produk domestik bruto naik.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman desember naik 7,3 dolar AS, atau 0,58 persen ke level 1.276,8 dolar as per ounce.

Namun, logam mulia dicegah dari kenaikan lebih lanjut setelah Departemen Perdagangan AS merilis laporan produk domestik bruto (PDB) yang lebih kuat dari perkiraan pada jumat lalu. PDB AS naik sebesar 2,9 persen pada kuartal ketiga 2016, lebih tinggi dari konsensus. Analis mencatat bahwa konsumsi pribadi dan pesanan barang-barang tahan lama juga mengalami peningkatan, dengan barang-barang tahan lama naik 9,5 persen.

Baca juga: Equity World Harga Emas XAU/USD Naik 0,2 Persen 28 Okt 2018

Investor didorong oleh data GDP yang lebih kuat dari yang diharapkan, dan percaya bahwa dengan mempertimbangkan beberapa data AS yang lebih kuat, the Fed akan menaikkan suku bunga dari 0.50 0.75 selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan desember. Menurut alat fedwatch CME Group, tersirat kemungkinan saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0.50 0.75 sembilan persen pada pertemuan bulan November, dan 74% pada pertemuan desember.

PT Equityworld Futures: Pedagang juga menunggu pertemuan FOMC November minggu depan membuat pelaku pasar utama di emas.

Pengumuman FOMC diharapkan setelah pasar ditutup pada rabu (2/11).
Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada jumat (sabtu pagi WIB), karena dolar AS melemah meskipun data produk domestik bruto naik.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman desember naik 7,3 dolar AS, atau 0,58 persen ke level 1.276,8 dolar as per ounce. Emas mendapat dukungan karena indeks dolar AS turun 0,5% ke 98,44 di 18.15 WIB. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar AS turun, maka harga emas akan naik, karena emas diukur dengan dolar menjadi lebih murah bagi investor.

Namun, logam mulia dicegah dari kenaikan lebih lanjut setelah Departemen Perdagangan AS merilis laporan produk domestik bruto (PDB) yang lebih kuat dari perkiraan pada jumat lalu. PDB AS naik sebesar 2,9 persen pada kuartal ketiga 2016, lebih tinggi dari konsensus. Analis mencatat bahwa konsumsi pribadi dan pesanan barang-barang tahan lama juga mengalami peningkatan, dengan barang-barang tahan lama naik 9,5 persen.

PT Equityworld Futures: Investor didorong oleh data GDP yang lebih kuat dari yang diharapkan.

Dan percaya bahwa dengan mempertimbangkan beberapa data AS yang lebih kuat, the Fed akan menaikkan suku bunga dari 0.50 0.75 selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan desember. Menurut alat fedwatch CME Group, tersirat kemungkinan saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0.50 0.75 sembilan persen pada pertemuan bulan November, dan 74% pada pertemuan desember.

Pedagang juga menunggu pertemuan FOMC November minggu depan membuat pelaku pasar utama di emas. Pengumuman FOMC diharapkan setelah pasar ditutup pada rabu (2/11).

Juga minggu depan, diharapkan untuk laporan pendapatan dan pengeluaran pribadi pada senin (31/10), melaporkan indeks manufaktur Institute for Supply Management (ISM) dan laporan kerja ADP pada rabu (2/11), klaim pengangguran mingguan pada kamis (3/11), dan laporan kerja dan laporan perdagangan internasional pada jumat (4/11).

Emas juga mendapat sedikit jumlah dukungan tambahan ketika Indeks Dow Jones Industrial Average turun tiga poin atau 0,02 persen, pukul 18.30 WIB. Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia ini naik, karena investor mencari tempat yang aman.

Sementara itu, sebaliknya ketika AS equity maka logam mulia biasanya turun. Perak untuk pengiriman desember naik 15,7 sen, atau 0,89 persen, menjadi ditutup pada 17,796 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman januari naik menjadi 16,5 dollar AS, atau 1,71 persen, menjadi ditutup pada 981,4 dolar AS per ounce, Juga minggu depan, diharapkan untuk laporan pendapatan dan pengeluaran pribadi pada senin (31/10), melaporkan indeks manufaktur Institute for Supply Management (ISM) dan laporan kerja ADP pada rabu (2/11), klaim pengangguran mingguan pada kamis (3/11), dan laporan kerja dan laporan perdagangan internasional pada jumat (4/11).

PT Equityworld Futures: Emas juga mendapat sedikit jumlah dukungan tambahan ketika Indeks Dow Jones Industrial Average turun tiga poin atau 0,02 persen, pukul 18.30 WIB.

Para analis mencatat bahwa ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia ini naik, karena investor mencari tempat yang aman.

Sementara itu, sebaliknya ketika AS equity maka logam mulia biasanya turun. Perak untuk pengiriman desember naik 15,7 sen, atau 0,89 persen, menjadi ditutup pada 17,796 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman januari naik menjadi 16,5 dollar AS, atau 1,71 persen, menjadi ditutup pada 981,4 dolar AS per ounce.

Andrie | PT Equityworld Futures SSC Jakarta