PT Equityworld | Matamu Mendadak Buram? Bisa Jadi karena 7 Alasan Serius Berikut Ini

pt equityworld

PT Equityworld | Penglihatan yang menjadi buram, kurang fokus dan kurang jernih merupakan salah satu masalah umum dari mata dan seringkali bukanlah masalah yang besar untuk kamu khawatirkan. Bisa jadi, matamu buram hanya karena kacamata atau lensa kontakmu perlu dicek ulang karena minusmu bertambah.

Namun terkadang, mata yang mendadak buram juga bisa menjadi sinyal bahwa ada masalah yang serius. Yuk, cek 7 alasan di bawah yang bisa menjadi salah satu penyebab kenapa matamu mendadak buram

1. Kamu membutuhkan kacamata baca

Presbiopi adalah salah satu penyakit mata dimana penderita kesulitan untuk melihat sesuatu dalam jarak dekat. Seringkali penderita presbiopi menyadari buram yang ada di mata mereka saat sedang membaca baik buku ataupun menu makanan di restoran. Kalau kamu merasa kamu harus memegang sesuatu jauh-jauh baru bisa membacanya, kamu menderita rabun dekat ini.

Masalah ini bisa diselesaikan dengan memiliki kacamata baca. Kalau kamu juga memiliki rabun jauh, kamu bisa memiliki kacamata dengan lensa progresif sehingga dalam satu lensa terdapat dua jenis, yaitu: untuk yang rabun jauh dan juga yang rabun dekat. Namun tenang saja, masalah ini (umumnya) menyerang orang-orang dari umur 40an tahun ke atas saja.

2. Matamu terkena konjungtivis

Kalau matamu terserang adenovirus, maka kamu menderita yang dinamakan konjungtivis. Konjungtivis membuat mata berwarna merah dan seringkali terasa gatal dan berair. Jangan takut, konjungtivis bukanlah penyakit mata yang serius dan akan hilang dengan sendirinya setelah sekitar dua pekan.

Kalau konjungtivismu parah, kamu bisa memakai obat tetes mata antibiotik untuk mengobati infeksi virus di dalamnya. Hindari memakai lensa kontak saat matamu sedang terkena konjungtivis.

3. Kamu lupa melepas lensa kontak saat tidur

Lensa kontak bergerak melintasi mata setiap kali kamu berkedip, menciptakan goresan mikro di permukaan matamu. Mikroorganisme penyebab infeksi dapat terperangkap di bawah lensa dan masuk ke dalam goresan. Saat kamu lupa melepas lensa kontak saat tidur, mikroorganisme itu mendapatkan waktu yang tepat untuk masuk ke matamu.

Hal ini bisa menyebabkan ulkus kornea, yaitu luka yang terbuka di kornea matamu. Penyakit ini umum dan bisa menyerang usia berapapun. Gejala umumnya bisa berupa mata merah, berair, penglihatan menjadi buram, hingga nyeri parah. Ulkus kornea yang terlambat ditangani bisa menyebabkan kebutaan permanen, karena itu jangan pernah lupa melepas lensa kontakmu sebelum tidur.

4. Kamu memiliki kadar gula yang tinggi

Kadar gula darah yang tinggi ternyata juga bisa membuat penglihatan menjadi kabur. Hal ini dikarenakan level gula yang sangat tinggi bisa menyebabkan terjadinya pembengkakan pada lensa mata seseorang.

Pembengkakan ini akan mempengaruhi fokus pada mata. Namun tenang saja, masalah ini akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa jam atau maksimal beberapa hari.

5. Kamu memiliki penyakit diabetes yang menyebabkan komplikasi

Kalau kamu memiliki penyakit diabetes, baik itu tipe 1 maupun tipe 2, yang tidak dikontrol maka ia bisa menyebabkan penyakit di matamu yang lebih parah lagi. Penyakit ini disebut retinopati diabetik.

Retinopati diabetik adalah salah satu bentuk komplikasi dari diabetes dimana kadar gula yang tinggi menyebabkan rusaknya pembuluh darah di retina mata. Selalu jaga kadar gulamu terutama untuk kamu yang memang sudah memiliki diabetes agar penglihatanmu tetap sehat.
Kalau kamu memiliki penyakit diabetes, baik itu tipe 1 maupun tipe 2, yang tidak dikontrol maka ia bisa menyebabkan penyakit di matamu yang lebih parah lagi. Penyakit ini disebut retinopati diabetik.

Retinopati diabetik adalah salah satu bentuk komplikasi dari diabetes dimana kadar gula yang tinggi menyebabkan rusaknya pembuluh darah di retina mata. Selalu jaga kadar gulamu terutama untuk kamu yang memang sudah memiliki diabetes agar penglihatanmu tetap sehat.

6. Kamu memiliki tekanan darah yang tinggi

Kamu mungkin sudah tahu kalau tekanan darah yang tinggi bisa menyebabkan stroke dan penyakit jantung. Yang mungkin kamu belum tahu adalah tekanan darah yang tinggi juga bisa menyebabkan stroke kecil di mata yang dinamakan oklusi arteri retina.

Hal ini dikarenakan adanya penyumbatan pembuluh darah di mata, dan memiliki gejala seperti penglihatan yang kabur hingga rasa nyeri di mata. Kehilangan penglihatan juga bisa terjadi secara perlahan-lahan atau bahkan tiba-tiba. Kalau kamu mengalami gejalanya, segera periksakan ke dokter karena penanganan yang terlambat bisa menyebabkan kebutaan permanen.

7. Herpes okular menyerang matamu

Infeksi pada mata yang disebabkan oleh virus herpes ini ditularkan bukan dari kegiatan seksual, lebih rentan menyebar dari kontak langsung dengan kulit atau air liur yang terinfeksi herpes simplex (HSV-1). Gejala awalnya bisa berupa mata merah dan penglihatan yang kabur.

Gejala ini bisa diikuti gejala lainnya seperti nyeri, bengkak, gatal, iritasi, sensitif terhadap cahaya, mata mengeluarkan kotoran terus menerus hingga tidak bisa membuka mata. Untuk mengatasinya, kamu harus segera pergi ke dokter mata dan mencari pertolongan pertama.

Jaga kesehatan matamu ya, karena indera penglihatan merupakan salah satu indera yang sangat krusial dan bisa mempengaruhi kualitas hidup kita. (PT Equityworld)