PT Equityworld | Selepas tengah hari, harga emas spot terus mendaki ke US$ 1.942 per ons troi

PT Equityworld

PT Equityworld | Harga emas terus menguat pada Jumat (28/8) siang. Mengutip Bloomberg pada pukul 13.03 WIB, harga emas spot naik 0,69% ke level US$ 1.942,89 per ons troi.

Di sisi lain harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Desember 2020 menguat 0,83% ke US$ 1.948,70 per ons troi.

Harga emas naik setelah terkoreksi pada awal perdagangan Jumat (28/8). Hal ini tak lepas dari pertemuan The Fed yang digelar secara virtual semalam.

Koreksi harga emas dipicu oleh aksi Gubernur Federal Reserve Jerome Powell yang mengumumkan sikap yang lebih santai terhadap inflasi dan mengatakan bahwa bank sentral tidak akan ragu untuk bertindak jika inflasi naik jauh di atas target.

The Fed menjanjikan target inflasi rata-rata 2%, sehingga periode inflasi yang terlalu rendah kemungkinan besar akan diikuti dengan upaya untuk menaikkan inflasi “secara moderat di atas 2% untuk beberapa waktu.”

Harga emas dunia berbalik naik sehari setelah Ketua The Fed Jerome Powell mengumumkan kebijakan moneter yang agresif. Meski begitu, logam mulia Antam turun hingga Rp 7.000 per gram.

Harga emas dunia berbalik naik pada perdagangan Jumat (28/8). Padahal harga komoditas itu sempat jatuh pada sesi sebelumnya karena kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) yang agresif. Dilansir dari Bloomberg pada hari ini pukul 08.57 WIB, harga emas di pasar spot naik 0,28% menjadi US$ 1.935 per ounce. Sedangkan harga emas di Bursa Comex naik 0,43% menjadi US$ 1.940 per ounce.

Padahal, harga emas sempat turun hingga 2% setelah Ketua The Fed Jerome Powell dalam pidatonya pada Kamis (27/8) menyatakan kebijakan baru yang agresif. Bank sentral tersebut menargetkan inflasi sebesar 2%.

The Fed juga akan berusaha menjaga suku bunga di sekitar angka nol untuk meningkatkan ekonomi AS yang terdampak pandemi corona. Setelah pidato Powell, nilai imbal hasil treasury jangka panjang AS naik ke level tertinggi dalam sebulan terakhir dan dolar AS menguat.

Harga emas pun mendapat tekanan pada hari kemarin. Namun, analis menilai harga emas bisa kembali naik karena pemulihan ekonomi diproyeksi memerlukan waktu yang lama. “Kami ekspektasi dukungan untuk harga emas seiring dengan pidato Powell yang mencerminkan lamanya pemulihan ekonomi akibat Covid-19, itu dengan dukungan dari bank sentral,” ujar Ekonom Global di The Economist Intelligence Unit Cailin Birch dikutip dari Reuters pada Jumat (28/9).

Meski harga emas dunia sudah kembali naik, namun harga logam mulia PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 7.000 menjadi Rp 1,012 juta pada Jumat (28/8). Harga emas penjualan kembali juga turun Rp 7.000 menjadi Rp 910 ribu per gram. Adapun harga emas berdasarkan bobot seperti dilansir dari www.logammulia.com pada hari ini sebagai berikut:

Emas batangan 0,5 gram Rp 536.000
Emas batangan 1 gram Rp 1.012.000
Emas batangan 2 gram Rp 1.964.000
Emas batangan 3 gram Rp 2.941.000
Emas batangan 5 gram Rp 4.840.000
Emas batangan 10 gram Rp 9.615.000
Emas batangan 25 gram Rp 23.912.000
Emas batangan 50 gram Rp 47.745.000
Emas batangan 100 gram Rp 95.412.000
Emas batangan 250 gram Rp 238.265.000
Emas batangan 500 gram Rp 476.320.000
Emas batangan 1.000 gram Rp 9522.600.000