PT Equityworld | Tengah hari, harga emas kian dekat ke level US$ 1.800 per ons troi

PT Equityworld

PT Equityworld | Harga emas menguat pada siang hari ini. Mengutip Bloomberg pada Jumat (17/7) pukul 12.54 WIB, harga emas di pasar spot naik 0,11% level US$ 1.799,14 per ons troi.

Sementara harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Agustus 2020 turun 0,05% ke level US$ 1.799,40 per ons troi.

Sebelumnya harga emas turun karena tertekan penguatan dolar dan Bank Sentral Eropa mempertahankan kebijakan moneternya sehingga mendorong beberapa investor untuk mengunci keuntungan.

“Narasi utama adalah bahwa bank sentral menahan untuk beberapa waktu dan lebih banyak stimulus nanti akan datang tetapi itu jauh. Mengambil sedikit tren bullish bahwa emas telah kuat baru-baru ini,” kata Edward Moya, senior market analyst di broker OANDA.

Gubernur ECB Christine Lagarde mengatakan bank sentral akan menggunakan kekuatan stimulusnya sepenuhnya bahkan ketika ekonomi zona euro menunjukkan beberapa tanda rebound dari resesi yang disebabkan pandemi corona.

Juga yang membebani harga emas, kurs dolar naik 0,3% lebih tinggi, membuat emas batangan mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

“Beberapa investor mengunci keuntungan tetapi investor menengah ke panjang dengan kuat mempertahankan posisi mereka dan mereka mencari untuk membeli pada penurunan yang signifikan berikutnya,” Moya menambahkan.

Logam mulia yang secara luas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, telah naik di belakang langkah-langkah stimulus besar-besaran dan suku bunga rendah, meskipun pelaku pasar masih terbagi pada prospek inflasi.

PT Equityworld | Harga Emas Turun Imbas Kasus Covid-19, Logam Mulia Dijual Rp 944 Ribu

PT Equityworld | Harga emas pada perdagangan Jumat (17/7) turun dipicu lonjakan kasus Covid-19. Selain itu, ketegangan hubungan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok semakin menekan harga komoditas tersebut. Dilansir dari Bloomberg pada hari ini pukul 09.00 WIB, harga emas di pasar spot turun 0,02% menjadi US$ 1.796,88 per ounce. Sedangkan harga emas di Bursa Comex turun 0,24% menjadi US$ 1.796 per ounce.

AS melaporkan kasus baru Covid-19 pada Kamis (16/7) naik hingga 70 ribu orang. Itu merupakan peningkatan ketujuh dalam bulan ini. New York Fed President John Williams mengatakan AS butuh beberapa tahun untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi. Sehingga saat ini bukan waktu yang tepat meningkatkan suku bunga.

Emas sebenarnya diuntungkan ketika suku bunga turun. Itu menjadi kesempatan untuk mengurangi biaya saat berinvestasi emas batangan. Meski begitu, hubungan AS-Tiongkok mempengaruhi harga emas. Pasar terus memperhatikan hubungan dagang antara kedua negara tersebut. Apalagai Administrasi Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya mempertimbangkan untuk melarang anggota dan keluarga dari partai Komunis Tiongkok terbang ke negara tersebut.

Hal tersebut pun mempengaruhi harga logam mulia Antam yang hari ini turun sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 944 ribu per gram. Sedangkan harga emas penjualan kembali di Butik Pulo Gadung pukul 08.15 WIB turun Rp 4.000 menjadi Rp 844 ribu per gram.