PT Equityworld | Tidur Lebih Lama Ternyata Bisa Menurunkan Berat Badan!

PT Equityworld | Apakah kamu sedang mencoba untuk menurunkan berat badan? Berapa jam biasanya kamu tidur setiap hari?

Bukan hanya diet, ternyata kamu juga perlu memerhatikan waktu tidur demi mendapatkan berat badan yang ideal. Dilansir dari Womenshealthmag.com, tidur lebih lama menjadi satu kunci untuk menjadikan tubuh lebih sehat dan membantu penurunan berat badan lho.

1. Cukup tidur membantu mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat

Menurut sebuah studi baru dari para peneliti di Kings College London, orang-orang yang memiliki jam tidur dengan waktu yang lebih panjang, memiliki kecenderungan untuk mengonsumsi lebih sedikit gula dan karbohidrat.

Tidur dengan waktu yang lebih lama juga bisa menekan keinginan untuk mengonsumsi asupan manis, gula sederhana yang biasa ditemukan dalam jus buah. Misalnya yang dikonsumsi bersama asupan karbohidrat.

Perlu kamu ketahui, bahwa membatasi konsumsi gula dan karbohidrat sederhana lainnya akan memaksa tubuh untuk menggunakan lemak yang tersimpan, alih-alih memanfaatkan glukosa, untuk menghasilkan energi.

Jika tubuh terus menggunakan lemak yang tersimpan untuk menghasilkan energi, berat badan akan perlahan-lahan turun.

2. Perubahan pola tidur menjadi kunci kebiasaan mengonsumsi makanan yang lebih sehat

Wendy Hall, selaku peneliti utama dari Departemen Ilmu Nutrisi Kings College, mengatakan bahwa perubahan gaya hidup yang sederhana, seperti tidur minimum 7-8 jam sehari, benar-benar bermanfaat dalam membantu seseorang dalam mengonsumsi makanan yang lebih sehat.

Terutama karena pola tidur yang lebih teratur mencegah keinginan untuk memilih makanan atau minuman yang mengandung gula dan karbohidrat sederhana.

Konsumsi makanan sehat sangat penting dalam menurunkan berat badan. Tidak peduli seberapa ketatnya diet yang kamu jalani, tetap membiasakan diri menjalani pola makan dan kebiasaan sehari-hari yang kurang sehat, hanya akan membuat dietmu tidak membuahkan hasil apapun.

Lakukan diet sehat dan mengimbanginya dengan olahraga teratur serta istirahat yang cukup. Ingat, diet bukan berarti membiarkan tubuhmu kelaparan dan kelelahan!

3. Kurang tidur memicu konsumsi lebih banyak kalori dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), satu dari tiga orang dewasa di dunia cenderung tidak mendapatkan waktu tidur minimum tujuh jam, sebagaimana yang disarankan oleh pakar kesehatan.

Menurut penelitian, kurang tidur menyebabkan seseorang cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori, dibandingkan mereka yang memiliki waktu tidur lebih panjang. Selain itu, kurang tidur juga dikaitkan dengan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan diabetes.

Wah, bisa jadi jawaban ya buat kamu yang selama ini sudah menjalani diet ketat, tapi tidak juga berhasil menurunkan berat badan gara-gara kurang tidur. Jadi, sekarang siap menyediakan waktu tidur yang lebih lama. (PT Equityworld)