PT Equityworld | Uang Pas-Pasan Bukan Lagi Neraka, Kalau Kamu Mengambil 6 Hal Ini Sebagai Pelajarannya

PT Equityworld | Punya uang lebih rasanya memang menyenangkan. Kamu bisa melakukan apapun yang dirimu inginkan. Seperti mau makan bisa tinggal beli dan pilih sesuai selera, atau pergi ke kafe-kafe dengan harga kopi selangit pun santai saja. Tapi sayangnya isi dompetmu ini punya masa-masa pasang serta surutnya. Kamu tak selalu dimanjakan dengan uang yang berlebihan. Ada kalanya uangmu pas-pasan sekali, membuatmu harus pikir dua kali saat ingin menggunakannya.

Tak perlu ditanya awal menyesuaikan diri dengan uang yang serba pas-pasan itu bagaimana, sulit pokoknya. Tapi setelah terbiasa ternyata ada hal baiknya juga yang bisa kamu rasa. Hal lain yang lebih luas dari persoalan menghargai uang yang dipunya.

1. Nggak ada lagi yang namanya asal beli ini itu, tapi sekarang harus sesuai daftar yang dibuat olehmu

Saat uangmu ada banyak sisa rasanya membeli apapun mudah sekali. Ingin punya celana kulot yang lagi tren tinggal beli. Merasa harus ganti HP pun tanpa pikir-pikir lagi kalau yang kamu punya sekarang sebenarnya masih bagus. Bahkan saat pergi berbelanja keperluan bulanan seringnya terjadi pembengkakkan anggaran.

Tapi sekarang saat keuanganmu sering pas-pasan, kamu mulai terbiasa berbelanja sesuai daftar yang kamu buat. Setiap bulannya kamu mencatat keperluan yang sudah habis atau memang diperlukan sekali. Nggak ada istilah tambahan beli sesuatu yang kamu sendiri tak terlalu yakin faedahnya apa. Sebab kamu mulai paham, uangmu yang tak banyak ini masih bisa digunakan untuk keperluan yang lain.

2. Belajar masak setiap hari, supaya perutmu bisa terus terisi

Nggak ada juga istilah jajan makanan di luar. Sekarang saat ingin memakan sesuatu, kamu memilih mengolahnya sendiri, entah itu makanan pokok atau sekadar camilan. Terkadang kamu pun tak memusingkan mau makan apa. Tapi yang penting masih ada bahan makanan yang layak untuk dimasak dan dimakan. Setidaknya usaha penghematan ini pun buatmu lebih kreatif dalam mengolah makanan. Siapa tahu kan dari kondisi seperti ini tercetus ide untuk bikin usaha kuliner sendiri.

3. Akhirnya kamu belajar kata “tidak” saat temanmu mengajak bersenang-senang atau pinjam uang

Bukannya kamu nggak asyik atau menutup diri. Tapi kondisi uangmu yang pas-pasan ini pun buatmu sadar diri. Kamu berpikir buat apa memaksakan senang-senang, kalau besok tak ada uang untuk membeli bahan makanan atau mencukupi keperluan lainnya. Jadi mau tak mau kamu harus menegaskan ke dirimu sendiri untuk bisa bilang “tidak”, jika ada sesuatu yang memang tak memungkinkan untuk dilakukan. Tak masalah jika kamu dianggap pelit atau nggak gaul. Karena yang penting sekarang adalah bagaimana bisa bertahan hidup dengan kemandirian.

4. Nggak lagi jadi anak mall atau kafe, kamu akan memilih tempat-tempat yang murah-meriah

Saat generasimu sibuk pergi ke kafe-kafe fancy yang asyik buat minum kopi dan ngobrol. Atau pergi berbelanja keperluan fashion yang tak pernah ada habisnya. Kamu sekarang memilih meninggalkan mall dan kafe demi bisa memutar uang yang ada di dompetmu. Toh untuk urusan refreshing sebenarnya bisa dilakukan dimana saja. Bisa di taman-taman kota yang ternyata banyak yang unik. Bisa ke pantai yang masih dalam jangkauan tempat tinggalmu. Bisa juga sekadar bersepeda atau jalan-jalan santai di daerah sekitar rumahmu.

5. Jadi lebih sering menghabiskan waktu libur di rumah, mengerjakan hal-hal yang ternyata jauh lebih bermanfaat

Karena lebih sering memilih di kos atau di rumah saat liburan. Kamu pun jadi punya banyak waktu untuk kegiatan lain yang selama ini terabaikan. Kamu jadi bisa mencuci pakaian sendiri, membereskan kamar bahkan mengubah dekorasi ruangnya jadi lebih segar dari sebelumnya. Waktu untuk beristirahat dan memanjakan diri pun jadi lebih maksimal. Paling serunya lagi kamu juga bisa melakukan hobi-hobi yang selama ini ditinggalkan.

Setidaknya dari kondisi pas-pasan ini kamu pun mengerti arti rumah sebagai tempat yang juga menyenangkan untuk mengisi waktu liburan.

6. Kamu belajar hidup sederhana yang ternyata lebih santai dan nggak buatmu terus memikirkan materi

Kalau dulu kamu berpikir hidup pas-pasan itu pasti sulit dan tak menyenangkan. Tapi setelah mejalani, kamu justru merasakan bagaimana hidup yang tak perlu ngoyo memikirkan materi yang apa adanya. Kamu perlahan belajar hidup sederhana ternyata lebih baik dari gaya hidup yang berlebihan. Kamu tak lagi memikirkan gengsi. Tak perlu juga ada rasa-rasa ingin pamer segala hal yang kamu punya. Sebab hidup sederhana memang harusnya cukup disyukuri dan diambil pelajarannya saja.

Jadi kondisi ini pun tak hanya membuatmu belajar menghargai uang, tapi juga segala hal yang sudah kamu punya dan rasakan. (JK- PT Equityworld)