PT Equityworld | Saham Hong Kong Bersiap untuk Penurunan Mingguan Kedua

PT Equityworld | Saham-saham Hong Kong menuju penurunan mingguan kedua karena laporan laba yang mengecewakan dan meningkatnya kekhawatiran menjelang pemilihan presiden AS menyeret indeks acuan ke level tiga bulan terendah.

Indeks Hang Seng turun 1,2 % pada minggu ini setelah perusahaan termasuk Hong Kong Exchanges & Clearing Ltd melaporkan penurunan laba dan pemilihan untuk presiden Amerika diperketat. Indeks itu sedikit berubah pada pukul 15:17 sore waktu setempat pada hari Jumat. Saham Cheung Kong Infrastructure Holdings Ltd memimpin kenaikan dengan perusahaan yang memiliki hubungan dengan U.K. menyusul reli dengan pound, sementara merosotnya harga minyak membebani produsen energi.

Indeks Hang Seng diperdagangkan pada level 22,679.44 pada volume perdagangan 28 persen lebih rendah dibandingkan rata-rata 30-hari pada saat ini, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg. Indeks Hang Seng China Enterprises dari perusahaan daratan Hong Kong yang diperdagangkan telah kehilangan 0,1 persen pada minggu ini.

Indeks Shanghai Composite turun 0,1 % pada penutupan perdagangan, pangkas keuntungan mingguan menjadi 0,7 %. Saham China daratan tidak sejalan dari saham-saham yang terdaftar di Hong Kong, memperluas kesenjangan penilaian. Indeks Hang Seng China AH Premium naik pada hari Kamis ke level tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Saham China Naik Pekan Ke-4 Terkait Tanda Stabilnya Ekonomi

Saham China turun tipis pada Jumat ini tapi membukukan gain mingguan keempat secara beruntun ditengah tanda-tanda stabilnya ekonomi China yang mengimbangi kekhawatiran atas hasil pemilu AS.

Indeks CSI300 blue-chip turun 0,3%, ke level 3,354.17, sementara indeks Shanghai Composit turun 0,1% menjadi 3,125.32 poin.

Untuk pekan ini, CSI300 naik 0,4%, sementara SSEC menambahkan 0,7%, keduanya untuk pekan ke-4 secara beruntun.

Optimisme pada sektor manufaktur dan jasa data yang terakhir, investor China yang beralih perhatian mereka ke sebuah kebingungan data ekonomi baru dalam beberapa pekan mendatang yang secara luas diharapkan untuk memperkuat pandangan bahwa ekonomi terbesar kedua dunia tersebut tetap stabil.(JKO- PT Equityworld)

PT Equityworld