PT. Equityworld Futures – Saham Jepang menuju penurunan dua hari terbesar mereka dalam satu bulan setelah Perdana Menteri Shinzo Abe mengecewakan investor dengan tidak memberikan rincian dari paket stimulus fiskal

saat ia mengumumkan penundaan peningkatan pajak penjualan.

Indeks Topix turun 2,1 persen menjadi 1,333.64 pada istirahat perdagangan di Tokyo, membawa kerugian dua hari menjadi 3,4 persen. Itu merupakan penurunan terbesar sejak Bank of Japan mengecewakan investor pada

akhir April  lalu terkait stimulus sebelumnya. Nikkei 225 Stock Average merosot 2,3 persen ke 16,568.12. Yen diperdagangkan pada 108,98 dolar, naik untuk hari ketiga.(mrv)

Sumber: Bloomberg